Menyedihkan

Sangat menyakitkan ketika beberapa yang lalu timnas baru saja di kalahkan oleh AUSTRALIA di kulifikasi piala asia 2011,Β  kini INDONESIA harus gagal pula menjadi tuan rumah piala dunia 2022, setelah gagal memenuhi standar yang telah di tentukan oleh FIFA, seperti kita harus menunggu lebih lama untuk menyaksikan bintang-bintang dunia untuk berlaga di stadion bung karno. menurut FIFA ada beberapa persyaratan yang belum di penuhi indonesia salah satu syarat yang di katakan FIFA adalah INDONESIA belum mendapatkan dukungan dan jaminan dari pemerintah padahal itu adalah syarat mutlak yang harus di miliki oleh negara yang ingin menjadi tuan rumah piala dunia…,Dukungan dari pemerintah yang dibutuhkan termasuk dukungan dari sembilan departemen itu di antaranya, Departemen Imigrasi, Perhubungan, Keuangan, Luar Negeri, Hukum dan HAM, Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata, Komunikasi dan Informasi serta Departemen Pertahanan. semoga saja ini menjadi pelajaran yang tak akan terulang lagi…,

Iklan

Tentang tyan's

100% cinta indonesia
Pos ini dipublikasikan di Curhat, KBM, Renungan, sport dan tag , , . Tandai permalink.

34 Balasan ke Menyedihkan

  1. doelsoehono berkata:

    Assalamuallaikum .

    ya gagal lagi deh ….karena masih sibuk ngurusin Teroris ama koroptor 2 yang selalu gentayangan .

  2. akubiru berkata:

    (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    nasib sepak bola Indonesia…

  3. alamendah berkata:

    (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
    Semoga ini memacu kita untuk memikirkan kemajuan persebakloan Indonesia. Semoga…

  4. Siti Fatimah Ahmad berkata:

    Assalaamu’alaikum

    Mudahan akan berjaya juga suatu hari nanti. Masanya akan tiba. Semoga Indonesia berjaya. Salam mesra dari Sarawak, Malaysia.

  5. yah.. mungkin pemerintah gak niat untuk mencalonkan jd tuan rumah PD.. semoga saja suatu saat bisa tercapai.. πŸ˜€

  6. lelakianeh berkata:

    heeemmm gak suka sama bola.

  7. sauskecap berkata:

    yah setidaknya ini menjadi pelajaran bagi kita untuk berusaha lebih agar bisa memperbaiki keadaan negara…

  8. Agung Pushandaka berkata:

    Kalau saya sih, daripada mencalonkan diri jadi tuan rumah piala dunia, mending uangnya dipakai untuk memperbaiki kualitas liga Indonesia. Rumput dan stadion diperbaiki, minimal standar asia. Wasit dikirim kursus wasit afc biar kualitasnya lebih bagus, dsb.

    Untuk apa jadi tuan rumah piala dunia kalau akhirnya tim tuan rumah cuma jadi bulan-bulanan tim lawan. Tim-tim kelas dunia pun pasti enggan bermain di negara yang tradisi sepakbolanya ndak sebagus calon tuan rumah lainnya.

  9. orange float berkata:

    gmn bs maju sepak bola Indonesia, kalo setiap tanding selalu saja dihiasi kericuhan para suporter. Indonesia belum saatnya menjadi tuan rumah piala dunia

  10. elmoudy berkata:

    dukungan pemerintah… itu titik lemah yang menjadikan FIFA meragukan Indonesia.
    pelajaran penting, bahwa pemerintah gak mengerti ttg standar piala dunia.
    bahwa pemerintah tidak bisa bekerja dengan baik.

  11. diazhandsome berkata:

    repost gan. semoga Indonesia tidak mengulangi kesalahan yang sama. ayo pemerintah, dukung terus segala bentuk kemajuan Indonesia. belajar dari kesalahan tidaklah memalukan πŸ˜€

  12. farus berkata:

    emang belum saatnya indonesia jadi tuan rumah….apalagi timasnya juga belum juga masuk piala dunia

  13. Mamah Aline berkata:

    belum nemu keberuntungan kali mas, atau harus pembenahan lebih lanjut SDM ama infrastruktur supaya masuk final di piala asia tahun depan ama jadi tuan rumah PD 2028

  14. ok berkata:

    udh lama timnas kita loyo…semangat tempur ada, tujuan jelas tapi kenapa masih ada yg kurang u/memboyong timnas kita jadi juara paling ga 5 besar

  15. Zippy berkata:

    Wah..gagal yah..??
    Saya malah baru tau tuh infonya.
    Ya..tapi apa boleh buat, memang masih banyak yang perlu dibenahin saripada ngurusin tuan rumah piala dunia 2022.
    Benahin dulu kedisiplinan para supporters yang selalu terkenal dengan kekerasannya.
    (Gak semua, cuma kebanyakan demikian)

  16. Dunia Hape berkata:

    Yah..mungkin belum saatnya aja.
    Kali aja 2026, hehehehe…
    Semoga πŸ™‚

  17. vany berkata:

    memang menyedihkan ya…
    tapi, sbnrnya itu sdh saia duga sblmnya… πŸ˜‰

  18. edda berkata:

    haduh gak demen bola πŸ˜€

  19. peri berkata:

    loh tak pikir sedih knpa

  20. Yunus Chalim berkata:

    menyedihkan,, tapi kita gak boleh berpangku tangan,, semangat buat timnas semoga suatu saat nanti TIMNAS bisa mencicipi piala dunia.. amien

  21. asepsaiba berkata:

    Benahi dulu persepakbolaan dalam negeri dan juga kesantunan para supporternya, baru bisa bicara ke luar.

    Salam kenal kang….

  22. edda berkata:

    Hehe berkunjung saja kmari πŸ˜€

  23. indra1082 berkata:

    Hasil kecongkakan sang pemimpin yg tidak mau mengakui kesalahan. turunkan N*&%?N H@*&%D

  24. gerhanacoklat berkata:

    karena pemerintah sedang sibuk mengurus yang menurut mereka lebih penting jadi kasian banget tim badminton kita
    tyaaan thanks ya udah mampir πŸ™‚

  25. nurhayadi berkata:

    Mungkin lebih baik begitu dulu, daripada nanti malah malu-maluin, menjadi penonton di rumah sendiri.

  26. quinie berkata:

    ow? bukan karena di indo banyak bonek yak?!

  27. wi3nd berkata:

    hemm..9imana mu maju yah,klu pemerintah sendiri tidak mendukun9,miris 😦

  28. ian berkata:

    lagipula menurut saia,,

    untuk jadi tuan rumah gag butuh dana yg sedikit–apalagi dengan adanya kasus” perbankan yg terjadi akir” ini…

  29. achoey berkata:

    tapi kita harus tetap semangat

  30. Walasa berkata:

    Kunjungan ke blog teman…smoga hari ini menyenangkan yaa…

  31. Majalengka berkata:

    thanks yaa uda mau berbagi informasinya… πŸ˜€ salam hangat…

  32. Prof John berkata:

    Blogwalking.
    Salam kenal sobat.

  33. bae berkata:

    ya… moga aja indonesia bisa lebih maju,
    gak mundur trus,tkt kecemplung juran penjajahan malaisia…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s